Subscribe via e-mail

Sabtu, 13 November 2010

kesetiaan?

Beberapa minggu yang lalu, atau mungkin beberapa bulan yang lalu... sepintas saya pernah membaca suatu kalimat yang tampak jelas mempunyai makna yang dalam menurut saya...

Kalimat itu adalah..."Apabila nanti aku berjalan kaki, apa kamu masih mau berjalan bersamaku?"

Baru malam ini saya kepikiran lagi kata2 itu... Setelah saya berkeliling kota sendirian dari sore tadi... Sepanjang jalan, disekeliling banyak sekali dua sejoli yang tengah berbahagia, berdua, kencan... Entah mau pada kemana...ga peduli juga gw..hehe
Dengan sedikit gerimis, mereka tetap tampak asyik menikmati fenomena alam "malam mingguan" hahaha

yah walaupun episode malmingan sekarang gw jalan sendirian (lagi) tapi gw ga sirik lho...;p

Haha

Aight, to the point aja.... ya itu... Terlintas dipikiran saya, apa ya jawaban ceweknya kalo suatu saat mereka diberi pertanyaan itu oleh cowoknya? Atau sebaliknya?

Mungkin secara spontan orang yang diberikan pertanyaan itu oleh pasangannya, standar jawabannya pasti "ya...aku akan terus bersama kamu..."

Okay, saya yakin kalian pun banyak yang akan menjawab seperti ini kan kalo ditanya demikian oleh masing2 pasangan kalian?

simpel ya pertanyaannya, tapi kalo dipikir2 dalem lho itu, coba deh, kalo dibayangin dalam dunia nyata...

Contoh kasus simpelnya aja ya, semisal, waktu baru2 jadian, pacaranny enak nih, ya si cowoknya bermobil misalkan, ato pake motor bagus, ato sebaliknya si cewenya yang demikian... Jalan...jalan eh ga twnya setelah sekian lama nih, pasangan kalian mendadak "jatuh" ceritanya (amit2 ye) ya semisal yang tadinya pake mobil, trus masuk kaum orang "the have" sekarang cuma jalan kaki, trus duit juga pas2an...wah pokoknya 180 derajat dah!

Atau selain dari contoh kasus berbau "materi" diatas, ya misalkan (amit2 dah!) Tiba2 pasangan kalian jatuh sakit... Sakit parah, sehingga ga sekuat dulu... Ga sehebat sebelumnya (misalkan ye)

Gimana tuh?

Guys, disitulah diuji harga sebuah kesetiaan, apa kita akan tetap setia ada untuknya? Apapun kondisinya?
apa kita akan bisa bertahan sepenuh hati kita? Setulus hati kita?(lebay gini...ahaha tapi ya memang begini....)

Cuma hati kita yang bisa menjawab yang sebenarnya.....

Dan, dari situ, percayalah... Tuhan yang tahu seberapa besar nilai kesetiaan kita... Seberapa besar nilai kesungguhan hati kita... Untuk kita menyayanginya... Sama seperti Dia dan kedua Orang tua kita yang sekarang menyayangi dan mencintai kita.... Yang sekarang akan selalu ada, kapanpun, dimanapun, apapun kondisi kita...buat kita....

Haha, udah dulu ah! Semoga buah kegalauan gw malem ini ada makna yang baik buat kita semua...hehehe *sok bijak gini B)

Bye! selamat malam mingguan bagi yang melaksanakannya, dan selamat tidur bagi yang jomblo! *kesindir

Hahaa :D

0 komentar: