Subscribe via e-mail

Rabu, 09 Februari 2011

0

dua skenario

skenario 1 :

Ceritanya, dalam perjalanan menuju kampus, di lampu merah, anda bertemu dengan seorang anak kecil yang meminta-minta uang kecil, dengan nada suara yang lirih, dia menadahkan tangannya disamping pintu mobil kita...

Tampak jelas dia menggugah hati kecil kita untuk kasihan kepadanya... Dan karena kasihan, kita mengambil 2 buah uang koin 500an dari laci dasbor dan membuka sedikit kaca mobil anda untuk melemparkan uang koin itu ke tangan anak kecil itu...

Setelah selesai, kita pun menutup kembali kaca mobil kita. Anak kecil itu pun pergi dan mata kita tidak lepas memandang kemana anak kecil itu pergi...

Kakinya yang masih lincah itu menyebrang, pergi ke arah ujung jalan di samping sebuah kios lusuh dan tampak ada ibu-ibu dengan mata melotot sambil menghisap sebatang rokok menyuruh anak kecil itu mendatanginya...

dan ketika anak kecil itu tiba disana, 2 pemuda bertampang preman tampak jelas seperti meminta-minta sesuatu kepada anak kecil itu dan anak kecil itupun memberikan sesuatu dari genggaman tangannya kepada pemuda itu... Lampu telah hijau dan kitapun pergi...

Dan anak kecil itu pergi lagi ke lampu merah sisi lainnya... Dan melakukan kegiatan yg sama.

Skenario 2 :

Ceritanya, dalam perjalanan menuju kampus, di lampu merah, kita bertemu dengan seorang anak kecil yang meminta-minta uang kecil, dengan nada suara yang lirih, dia menadahkan tangannya disamping pintu mobil kita...

Tampak jelas dia menggugah hati kecil kita untuk kasihan kepadanya... Tapi kita tidak menghiraukannya, kita hanya memberi isyarat "maaf" sambil menunjukkan telapak tangan kita...

Anak kecil itu masih bertahan menempel di pintu mobil kita, dan beberapa saat kemudian, anak itupun pergi...

Anak kecil itu pergi dan kita tidak lepas memandang kemana anak kecil itu pergi...

Kakinya yang masih lincah itu menyebrang, pergi ke arah ujung jalan di samping sebuah kios lusuh dan tampak ada ibu-ibu dengan mata melotot sambil menghisap sebatang rokok menyuruh anak kecil itu mendatanginya...

dan ketika anak kecil itu tiba disana, 2 pemuda bertampang preman tampak jelas seperti meminta-minta sesuatu kepada anak kecil itu dan anak kecil itu hanya menggelengkan kepalanya kepada pemuda itu... Lalu tampak jelas ibu-ibu yang duduk disitu seperti mencubit anak itu hingga anak itu tampak seperti menangis... Lampu telah hijau dan kitapun pergi...

Dan anak kecil itu pergi melangkah lagi ke lampu merah sisi lainnya... Dan melakukan kegiatan yg sama.

Hipotesa :
Jika kita akhirnya memberikan uang kepada anak kecil pengemis itu, seperti dalam skenario pertama. maka uang yang kita berikan kepada mereka, akan pindah ke tangan orang lain. Dan orang itu akan terus memperkerjakan anak kecil itu demi mendapatkan uang. Karena orang itu tahu, bahwa anak kecil lebih banyak dikasihani daripada orang dewasa yang mengemis.

Tapi jika kita tidak memberikannya, seperti dalam skenario kedua. maka sama saja kita akan membuat anak kecil itu menangis karena dia akan dimarahi ibunya dan pemuda itu...karena tidak berhasil mendapatkan uang. Dan bukan tidak mungkin akan terjadi terus menerus apabila anak kecil itu tidak berhasil mendapatkan uang..

Moral :
Di satu sisi, kita kasihan kepada anak kecil pengemis itu, karena di umur yang seharusnya dia masih bersekolah, dia malah mengemis-ngemis demi uang di jalanan... Namun satu sisi lagi, kita sama saja memberi peluang kepada orang orang yang tidak bertanggung jawab, untuk terus mempekerjakan anak kecil itu...Yang dimana pada akhirnya, hak bermain dan bergembira anak itu terenggut... Demi uang.

dan jujur, kita sendiri pun kadang bingung juga apa yang harus kita lakuin disaat-saat seperti itu, dan kalo dipikir-pikir, kita juga jadi seperti serba salah kan...hufft

Yah... Itulah yang namanya hidup kan... ada pepatah lama bilang : "hidup itu adalah pilihan. Dan terkadang hal baik yang kita lakukan tidak selamanya baik, dan hal buruk yang kita lakukan tak selamanya buruk juga..."

Yang harus kita lakukan, kita jaga dan kita pegang teguh selalu adalah"lakukan yang terbaik, dengan niat baik, berdoa, dan serahkan semuanya kepada Allah SWT."

Cheers! :D
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Senin, 24 Januari 2011

0

"Tidak ada musuh abadi, tidak ada sekutu abadi, yang ada hanyalah kepentingan.."

Satu quote yang saya dapat dari twitternya om @benny_israel yang saya follow sejak dua hari yang lalu... dimana setelah saya memfollow om benny, benar-benar menarik perhatian saya sejak 2 malam kebelakang...

Identitasnya memang masih misterius, yang saya tau nama di akunnya adalah Benjamin Israel, dan di Timelinenya dia mengungkap tentang hubungan2, konspirasi2, dan rekayasa dalam beberapa kasus besar yang terjadi di sini, seperti kasus AA (mantan ketua KPK) yang katanya ini adalah rekayasa, kasus munir, gayus, SD, SJ, ARB, petinggi2 negara, terrorisme, dan tak jarang katanya beberapa diantaranya seperti terrorisme, dkk... semua ada hubungannya dengan CIA...waw. Coba aja masukin keyword #intel di search twitter... Seru kok buat disimak!hehee

Bahkan saya sempat juga menemukan blog yg merepost kembali 200an lebih twitnya om benny : http://www.madaprastya.com/2011/01/intel-sebuah-twit-berseri-dari.html

saya memetik sedikit kata2 dari om benny : "tidak ada musuh abadi, tidak ada sekutu abadi, yang ada hanya KEPENTINGAN." ya... Mungkin saya bisa mendeskripsikan artinya sedikit menurut pemikiran saya; bahwa sebenarnya, yang terjadi sekitar kita, semua berlandaskan pada Kepentingan. Dan semua kepentingan itu tergantung dari hati setiap insan manusia. Apa kita mempunyai kepentingan yang bertujuan baik? Atau bertujuan buruk? Yang pasti, semua yang kita lakukan, mengapa kita melakukan itu, dari hati kita, akan diawali dengan "KARENA..." Apapun alasannya....

Itulah... secara sadar gak sadar, semua hal itu ada dan terjadi disekitar kita... inilah sedikit menurut pemikiran saya malam ini..hehe

finally, just do the best for your life, for people your loved, for your country, for all, and pray to Allah SWT.. Mohon ampunan dan Bimbingan kepadaNya.. And keep Positive! aminn :D

Photo : Jenderal Moshe Dayan, pahlawan perang israel.( avatar twitter om @benny_israel )

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Rabu, 19 Januari 2011

0

"Hal yang kita pikir Gak Mungkin semua akan menjadi Gak mungkin, Tapi hal yang Tak Mungkin bila kita pikir Mungkin.... Apapun itu; Semua akan menjadi MUNGKIN..."

Antonio Ilyus. 2011

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!