Subscribe via e-mail

Rabu, 27 Oktober 2010

0

Merapi dan tsunami mentawai

Dua bencana alam yang terjadi dalam satu hari ini…

Ya kalo dipikir2… ga disangka juga ya….. astaga….

Ngelihat apa yang terjadi hari ini, sepintas saya teringat kepada sebuah film yang beberapa waktu lalu, saya menontonnya di bioskop dengan sohib saya.. waktu baru2 keluar filmnya… yaitu film KNOWING..

Pasti kalian udah pada tahu kan film itu? Ga mungkin ada yang belum nonton…hehe pemeran utamanya itu dimainkan oleh Nicholas Cage, ceritanya adalah yang saya inget kalo beberapa bencana alam terjadi didepan matanya waktu itu… yang paling saya inget adalah ketika dia sedang di jalan tol tiba2 beberapa puluh meter didepannya sebuah pesawat komersial jatuh dan menghantam tanah… ratusan orang yang masih hidup keluar dari pesawat itu dalam keadaan yang sangat memprihatinkan,, dan lain2..

Ya walaupun cerita akhirnya yang2 anak kecil “yang terpilih” itu dibawa oleh pesawat seperti UFO oleh mahluk cahaya gila yang entah dari mana mendatangi dan membawa anak kecil itu naik ke pesawatnya, bagian cerita itu yang menurut saya paling geje dan paling fiksi banget… dan setelah itu si Nicholas cage pulang kerumah orang tuanya dengan wajah senyum pasrah, dan masuk kedalam rumah, dan ada bapak, ibu dan adeknya sedang berpelukan… dan duniapun ceritanya hancur…

Kog jadi ngebahas filmnya ya? Hehe yaudah mari kita kembali ke topic awal…

Oke, nah maksud saya tadi, bagian di film itulah apalagi pas bagian terakhirnya yang mereka berpelukan satu keluarga…. seolah olah mereka udah mengetahui bahwa, inilah kesempatan terakhir mereka untuk saling memeluk dan menyayangi satu sama lain.. inilah kesempatan terakhir mereka untuk bersama, inilah kesempatan dimana mereka bisa membuktikan kasih sayang mereka untuk terakhir kalinya… kepada orang yang mereka benar benar mereka sayangi… dan pertanyaan terakhir yang ada dalam benak mereka adalah : apa mereka bisa bertemu lagi satu sama lain setelah “Ini”??

Gila juga, saya membayangkan, hari ini mungkin 30% penduduk Indonesia mengalami hal itu, ketika tsunami dating, atau pas mau mulai2 gunung merapi meletus….fiuuhh….

Gak habis pikir, ya itulah hidup hari esok adalah misteri… kita diturunkan oleh Allah SWT ke dunia ini untuk melakukan yang terbaik, untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama ciptaanNya… dan untuk beribadah kepadaNya… dan hanya Tuhan yang tahu kapan masa kita untuk melakukan yang terbaik di muka bumi ini habis… kapan tugas kita di dunia ini selesai, sehingga kita diharuskan untuk menghadap lagi kepadaNya….

Teringat juga sedikit quote dari dosen saya “kita harus siap mati, kapanpun dan dimanapun…’’ wew.. sedikit kalimat, yang apabila dipikirkan panjang…dalem

Ya, jalan terbaik memang adalah melakukan yang terbaik, melakukan apa yang seharusnya dilakukan aja… menikmati, dan mensyukuri anugrahNya… apapun itu… karena, ya memang kita harus menyadari, bahwa suatu saat kita akan kembali kepadaNya…. Dan untuk waktunya.. hanya Tuhan yang tahu…. Only God Knows…

“woi, ngapain loe sebenernya pake sok2an ngomongin mati segala dimari?? Apa mentang2 lagi ada bencana kayak gini, pake ngomongin mati, ya memang ada benernya juga… tapi ya percuma.. orang ngebaca, ya terus ya sudah paling cuman ngomong ‘ooh’ ato blab la bla ya selanjutnya loe tau sendiri kan? langsung close tab paling…ato kalo loe pasang difb juga paling banter cuma di like udah sebentar juga dijamin dah pada lupa-______-“

Ya memang… saya udah tahu hal itu sejak awal… tapi, ya namanya juga kan berbagi… saya Cuma mengungkapkan apa yang ada didalam pikiran saya… apa yang terpikirkan oleh saya malam ini…

Inti dari semua ini, kalo menurut saya….Persiapkan segalanya,akhlak, iman supaya matinya keren…mati bersih dari dosa, gak mati konyol dan terlupakan..:D hahahaha

Jumat, 22 Oktober 2010

0

Happiness

Mungkin memang benar, ga semua orang bisa merasakan kebahagiaan, dan yang saya pertanyakan, KEBAHAGIAAN itu apa?

Apa kebahagiaan itu adalah nama dari suatu benda yang berwujud?

Atau kebahagiaan itu seperti udara? Tidak terwujud, tidak berbentuk?

Apa rasa dari kebahagiaan??

Apa manis?

Apa asem?

Apa pahit?

Apa tidak berasa?

Ya. Mungkin memang benar, setiap orang memiliki bentuk kebahagiaan yang berbeda-beda….. jadi beribu deskripsi nyata tentang wujud dari kebahagiaan setiap orang bisa bermacam-macam…

Saya yakin, banyak orang yang memimpikan MATERI sebagai bentuk kebahagiaan yang mereka harapkan, sebagai tumpuan kebahagiaan yang mereka inginkan. Dan banyak juga yang mengharapkan CINTA dan Kasih Sayang sebagai bentuk kebahagiaan yang diharapkan….

Saya sendiri berpendapat bahwa, KEBAHAGIAAN itu sebenarnya adalah sesuatu yang GAK PERNAH ADA, kenapa? Karena kebahagiaan menurut saya itu bukanlah benda, yang bisa dibeli dengan materi, yang bisa dilihat dengan mata, yang bisa didengar dengan telinga, yang bisa dirasakan baunya oleh hidung, yang bisa dirasa oleh lidah, yang bisa diraba…. Tapi, KEBAHAGIAAN adalah suatu bentuk situasi dimana ketika hati dan pikiran kita BERSYUKUR kepada Sang Pencipta, apapun, dimanapun, kapanpun…baru kita merasakan adanya apa yang disebut KEBAHAGIAAN.

Ya, saya tahu, dan saya akui, memang sangat manusiawi apabila kita ga selalu bisa menerima apapun yang terjadi, kadang kita merasa kalo mungkin kita adalah manusia paling menderita di muka bumi ini, dimana kita menyerah, dimana selanjutnya apa yang kita inginkan pada akhirnya hanya menjadi sebuah mimpi dan harapan kosong belaka….

tapi, apa kalian tahu? Coba kita pikirkan, apa yang sekarang ada pada kita? Apa yang sekarang sedang terjadi pada kalian? Man, sadar ga? kebahagiaan itu bukan DICARI, tapi DIBUAT! Kebahagiaan akan muncul dimanapun kita mau, kapanpun kita mau, apabila hati dan pikiran kita sudah berusaha semaksimal mungkin MENIKMATI, dan MENSYUKURI apapun yang kita miliki, apapun yang kita alami, walau memang mungkin kadang kenyataan ga selalu seperti yang kita harapkan, kenyataan yang kadang pahit, baik itu tentang persoalan hidup, percintaan, dll….

Lalu, seperti apa deskripsi KEBAHAGIAAN itu menurut kalian??

Kamis, 21 Oktober 2010

0

Hot Chocolate dan Hujan

Pagi ini saya mulai dengan berencana akan mengantar nyokap ke rs. Borromeus buat check ke dokter internistnya karena beliau mau cabut gigi geraham belakangnya yang telah retak namun atas saran dari dokter bedah mulutnya, harus seizing dokter internistnya dulu..

Rencana 1 batal, karena pada pukul jam 8 pagi, ada telpon dari pihak rumah sakit yang berkata bahwa Dr. Mukta sedang cuti hingga tanggal 23 sabtu besok, sehingga diundur senin…

Oh iya, tadinya memang saya ada jam kuliah kewirausahaan pagi ini dari jam 07.00 hingga jam 8.40. dan berhubung bertepatan dosennya ga ada, jadi sayapun berencana untuk mengantar nyokap aja.

Okay, sekitar jam 9.30 saya mendapatkan kabar lewat BBm dari sahabat saya yang berkata bahwa sekarang jam 10an ada jadwal masuk mata kuliah praktek computer akuntansi, yang dimana mata kuliah tsb baru kali pertamanya masuk semejak awal semester 5 ini.

Dan saya pergi kekampus, sekitar jam 10an saya tiba dikampus dan ketika akan masuk, ternyata kelasnya udah penuh sehingga terpaksa ambil jam keduanya nanti jam 3.30 sore…

Okay dan saya menunggu hingga siang karena memang ndari jam 1 ada jadwal matakul Sistem Informasi Management, beres dari matakuliah ini, saya masuk untuk praktek computer tadi..

Dan, baru beres pun sekitar jam setengah 6 lewat….bbbrrrrrr cape -_____-“

Hari ini cuaca memang lumayan ekstrim, siang sangat panas namun setelah masuk sore hujan pun turun…omaigat!

Setelah shalat maghrib di pom bensin saya memutuskan untuk pergi ke tempat nongkrong favorit saya di daerah dago, memang dekat dari kampus saya mungkin sekitar kurang lebih 10 menitan kesini…hehe

Sampai disini saya duduk,saya membuka laptop, dan saya memesan Hot Chocolate, karena memang ini minuman favorit saya, apalagi dikala hujan turun seperti ini, mungkin memang hal biasa ya, namun entah mengapa, saya sangat menikmati moment2 seperti ini, dan akhir2 inipun, saya kadang suka hujan2an (kalo ga gede2 amat juga tapi….hehehe)

Hot chocolate dan hujan, memang bukan sesuatu hal yang special yah mungkin menurut saudara2 semua…haha tapi, ad 1 hal aneh yang saya rasakan, satu rasa yang aneh dari dalam diri saya, rasa dimana saya bisa mengungkapkan rasa, rasa yang masih belum teridentifikasi oleh saya, dan rasa itu adalah RINDU.

“rindu”?? dengan siapa? Jika anda memberikan pertanyaan itu kepada saya, saya ga tahu akan berkata apa, karena seperti yang saya bilang tadi, semua belum TERIDENTIFIKASI apa, yang ada didalam hati saya……

Tapi, beribu kata dan kalimat yang akan saya ungkapkan, inti sebenarnya adalah saya merindukan seseorang yang jauh disana, seseorang yang baru sekali saya temui, seseorang yang bagi saya dia bukan orang biasa, dan, seseorang yang membuat saya bertanya2 apakah dia juga merasakan hal yang sama?

Ga tau tuh….ahahahahhahahaaa

Chocolate hangat, dan Hujan ini, perlahan membawa saya kepada situasi yang dimana memberi petunjuk kepada pikiran saya tentang apa yang hati saya inginkan, memang susah untuk berkata, memang sulit untuk berjumpa, jarak 12000 kilometer bukan jarak yang dekat bukan?

Sangat pas ketika saya mendengarkan sebuah lagu dari playlist saya di penggalan lirik intronya…

Lirik lagu dari band The Roots – Dear God

“Dear God, I’m trying hard to reach you

Dear God, I see your faces In all I do…

Sometimes, its soo hard to believe it

But God, I know you have your reason….”

Ga ada yang aneh kan? Tapi jujur, jika saya menyanyikan penggalan lirik itu, lirik “Dear God” di bait pertama dan kedua, saya selalu menggantinya dengan menyebut namanya…. Nama panggilannya yang terdiri dari dua huruf vokal dan satu huruf “m” di awal namanya… dan itu adalah nama panggilannya….

0

Hipotesa Mahasiswa Misterius Yang Berhasil Mematahkan Jawaban Profesor

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.

“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan”.

“Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”.

“Tentu saja,” jawab si Profesor,

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.

Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.

Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak.

Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya.

Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak.

Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.

Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

ini dia mahasiswa tersebut:

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein .

source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5628076

Kamis, 14 Oktober 2010

0

kepikiran terus sama kata-kata ini...

i may never understand why
i may never prove What i know to be true
but i know i still have to try....

0

blablabla

should I keep moving?

Kamis, 30 September 2010

0

misteri porsche James Dean

Pada tanggal 30 september 1955, tepatnya pada pukul 5.45 seorang icon film yang bernama james dean meninggal dunia akibat kecelakaan saat mobil Porsche Spyder (Nicknamenya "Little Bastard" yang baru dibelinya menabrak mobil lain, pada saat kejadian James dean sedang bersama dengan Rolf Wutherich yang merupakan sahabatnya dan juga seorang mekanik, pada saat kecelakaan itu Rolf terlempar dari Mobil dan selamat dari kecelakaan maut itu, namun Dean terkunci di dalam mobil, lehernya patah. Donald Turnupseed, pengemudi dari mobil yang ditabrak oleh dean hanya mengalami cedera ringan, setelah tragedi tersebut, seorang modifikator mobil bernama George Barris membeli rongsokan mobil itu seharga $2.500. Saat mobil itu tiba di garasi Barris, Porsche ini tergelincir dan jatuh menimpa salah satu mekanik yang sedang mengeluarkan mobil ini, kecelakaan ini mengakibatkan mekanik tersebut patah kedua kakinya.

http://i580.photobucket.com/albums/ss241/abde_com/porsche_550_3.jpg

Barris mempunyai firasat buruk sejak pertama kali melihat mobil ini, dan kecurigaanya pun terbukti saat balapan di Pornona Fair Grounds pada 24 oktober 1956, dua orang dokter yang bernama Troy McHenry dan William Eschrid yang mana mobil mereka mempunyai onderdil yang di ambil dari "Little Bastard", McHenry tewas di saat mobilnya yang menggunakan mesim porsche hilang kendali dan menabrak pohon, sementara itu mobil Eschrid terbalik namun Eschrid selamat walaupun menderita luka parah, selanjutnya dia mengatakan bahwa mobil yang ia pakai tiba tiba terkunci saat dia sedang menikung,
Kecelakaan yang berhubungan dengan mobil ini terus berlanjut sampai tahun 1960.